PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PENFUI UNTUK PENGOLAHAN MAKANAN BERBAHAN DASAR KELOR

SHARE

Kelor merupakan tanaman yang oleh WHO disebut miracle tree. Tumbuhan ini di Propinsi NTT merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan hampir di semua rumah penduduk. Dengan begitu banyak manfaat yang terkandung didalamnya, kelor saat ini menjadi primadona di Propinsi NTT.  Beaneka ragam jenis makanan dan minuman yang diolah dari bahan baku kelor menjadi pilihan yang patut diberi apresiasi. Pusat Unggulan Poltekkes Kemenkes Kupang pada tanggal 27 Oktober 2021 melalukan pendampingan kepada masyarakat desa Penfui yang merupakan wilayah binaan IRTP Dapur Kelor Oesapa, untuk melatih ibu-ibu kader dan PKK. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Pengelola PUI PK Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr Bringiwatty Batbual, MSc dan sambutan sekaligus membuka kegiatan oleh kepala desa Penfui Bapak Keleopas Nome. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 ibu dari kader posyandu dan ibu-ibu PKK Desa Penfui. Hadir pula keloris dari Penfui, Bapak Frans Tio Keban serta peserta yang dilatih yaitu  para kader posyandu dan  ibu-ibu PKK Desa Penfui untuk memberdayakan mereka mengolah kelor menjadi nugget dan kerupuk kelor. Mei Loaloka, S.Gz., M.Kes dan Grace Sine, STP., M.Kes didampingi oleh Max Klau, S.Gz., M.Kes dari Prodi Gizi menjadi nara sumber yang mengarahkan sekaligus melakukan demo pengolahan kelor menjadi nugget kelor dan kerupuk kelor. Peserta terlihat sangat antusias untuk belajar mengolah nugget  kelor dan kerupuk kelor. Kepala Desa dalam sambutan pada acara penutupan, sangat memberikan apreiasi kepada PUI PK Poltekkes Kemenkes Kupang bersama tim Prodi Gizi dan berharap kegiatan ini dapat dilakukan lagi pada waktu berikutnya dengan peserta yang berbeda. Ketua PUI PK Poltekkes kemenkes Kupang, Dr. Wanti, SKM., MSc sebagai penanggung jawab kegiatan ini ikut memberi apresiasi kepada tim prodi gizi yang telah membagi ilmu dan keterampilan kepada masyarakat Desa Penfui.