PENDAMPINGAN UMKM DAN DESA SEHAT DI DESA OELPUAH KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG

SHARE

Keberadaan Pusat Unggulan Ipteks Poltekkes Kemenkes Kupang yang dapat mengimplementasikan Tri Dharma perguruan tinggi dalam kegiatan dan tindakan nyata untuk kepentingan penguatan daya saing bangsa serta inovasi produk, serta kesadaran akan perlunya sains dan teknologi di lingkungan masyarakat sejak dini merupakan jembatan dalam upaya penguatan daya saing bangsa secara umum. Penyakit tropis masih menjadi masalah global, dan juga masalah di Indonesia, terutama di NTT sebagai daerah kepulauan, termasuk di Kabupaten Kupang, Kecamatan Kupang Tengah, Desa Oelpuah. Untuk itu Pusat Unggulan Iptek Poltekkes Kemenkes Kupang dimana bidang unggulannya adalah pengendalian penyakit tropis berbasis kepulauan (PUI P2TBK) khususnya penyakit Malaria, Tuberkulosis dan Kecacingan, maka dengan ini diperlukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat Desa Oelpuah  tentang pengendalian penyakit tropis berbasis kepulauan.  Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tentang bagaimana penanganan dan pencegahan serta kedepannya akan dilanjutkan dengan pemberdayaan masyarakat untuk mengelola pangan lokal dan menjadi pusat produksi pangan lokal dalam bentuk Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM).


Kegiatan Pertama, 11 Deember 2021
Kegiatan Pendampingan UMKM dan Desa Sehat ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 Desember 2021 Jam 11.00-15.00 WITA dan Kamis, 16 Desember 2021 jam 09.00 – 13.30 wita. Pada kegiatan di tanggal 11 Desember dihadiri oleh 35 orang peserta dari Desa Oelpuah yang terdiri dari kader kesehatan, dan kader posyandu dari 5 Dusun di Desa Oelpuah, dan 19 peserta dari Poltekkes Kemenkes Kupang, serta Narasumber yang terdiri dari Camat Kecamatan Kupang Tengah, dan Pejabat Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada pejabat dan kader serta masyarakat akan maksud dan tujuan PUI Poltekkes Kemenkes Kupang yang bertujuan untuk memberikan pendampingan terhadap UMKM dan membentuk Desa Sehat.
Untuk mendapatkan penguatan dari pejabat terkait maka para pejabat diberi kesempatan untuk memaparkan apa yang menjadi peran mereka sehingga harapannya bisa saling mendukung dalam kegiatan pendampingan ini dan akan berkelanjutan sampai periode tertentu dan tercapai tujuan akhir yaitu terbentuknya Desa Sehat Oelpuah.
Pada kegiatan pertama ini juga dicanangkan papan bertuliskan ” UMKM DAN DESA DAMPINGAN PUSAT UNGGULAN IPTEKS PENGENDALIAN PENYAKIT TROPIS POLTEKKES KEMENKES KUPANG”.
Selanjutnya materi penyuluahn disampaikan  juga oleh Prodi kebidanan tentang penyakit malaria, Prodi Analis tentang kecacingan, Prodi keperawatan tentang Diare dan Kecacingan. Kegiatan pertama ini diakhiri dengan kesepatakan bersama bahwa akan selalu mendukung kegiatan pendampingan UMKM dan Desa Sehat dari semua pihak dan Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang juga menjanjikan bahwa akan dilaksanakan juga kegiatan IPE/IPC dalam pembelajaran di Desa Oelpuah pada tahun 2022.

                       

Kegiatan Kedua, 16 Desember 2021
Kegiatan kedua ini dilaksanakan tanggal 16 Desember 2021 di Balai Desa Oelpuah, mulai jam 10.00 – 13.30 wita. Pada pertemuan kedua ini peserta atau pendamping yang dari Poltekkes Kemenkes Kupang adalah 19 orang, dan peserta dari desa (kader posyandu dan kader malaria, kader TB adalah 19 orang, serta 2 Narasumber yaitu sekretaris desa dan pengelola IRTP Dapur Kelor Oesapa.
Kegiatan disini fokus kepada penyuluhan dan pelatihan, antara lain penyuluhan tentang handsanitizer dan pelatihan pembuatan handsanitizer dari bahan lokal jeruk nipis dan tanpa akohol; penyuluhan tentang cara perawatan gigi dan mulut dalam rangka pencegahan infeksi penyakit tropis; penyuluhan tentang gizi seimbang dalam pencegahan penyakit dan peningkatkan imun tubuh yang disertai dengan pelatihan pembuatan bakso kelor ikan tenggiri dan nuget ikan kelor. Selain itu ada juga penyuluhan sanitasi rumah sehat dan perbaikan rumah jamban dan penutup septiktank dari 2 warga yang kondisinya masih memerlukan perbaikan. Kegiatan dari IRTP Dapur Kelor adalah tentang tanaman kelor, manfaat kelor, kandungan gizi dalam kelor dan juga cara penanaman dan perawatan tanaman kelor.
Pada kegiatan ini sangat mendapatkan respon dari masyarakat dan pejebat desa karena tim dosen tidak hanya memberikan penyuluhan tetap juga memberikan prakteknya secara langsung sehingga semua bisa melihat dan mencoba secara langsung dan hasil pembuatan bakso, nuget dan hand sanitizer dapat dinikmati bersama baik oleh peserta maupun tim pendamping.

                     
Pada penutupan kegiatan juga dilakukan pembagian media promosi antara lain bannes tentang kecacingan dan diare, Poster tentang cara perawatan gigi dan mulut yangdibingkai dalam kaca, pemagian bibit tanaman kelor sebanyak 100 pohon dan pupuk cair organik, pembagian buku saku tentang minuman kesehatan berbahan herbal, makanan berbahan kelor tanpa terigu, cara pembuatan bakso kelor ikan tenggiri, dan beberapa buku kesehatan lainnya. Serah terima ini dari pihak Poltekeks Kemenkes Kupang diwakili oleh paran dosen dari semua prodi, dan dari pihak desa diwakili oleh pejabat desa dan pengelola desa lainnya.
Pada saat penutupan pejabat desa menyampakan terima kasih atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini dan mengharapkan akan ada keberlanjutan kedepannya. Sedangkan Ketua PUI menyampaikan ucapan terima kasih karena kegiatan ini sudah disambut baik oleh masyarakat dan juga pejabat setempat, dan harapannya apa yang sudah disampaikan dalam materi penyuluhan dan pelatihan tidaklah hilang begitu saja, tetapi akan dipraktekkan dalam kehidupan sehari hari sehingga bermanfaat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Semoga tahun 2022 akan ada kegiatan lanjutan yang bisa menjangkau lebih banyak sasaran dan juga lebih bermanfaat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Oelpuah.